Langsung ke konten utama

Contoh dan Pembahasan Mektan 1 (Tanah dan Batuan)





1.1  Berikut ini adalah hasil dari analisis ayakan
 
Ayakan
USA
No.
Massa tanah yang
Bertahan pada tiap
Ayakan (gram)
4
0
10
21,6
20
49,5
40
102,6
60
89,1
100
95,6
200
60,4
Susut
31,2
      
a.     Tentukan presentase butiran yang lebih halus (yang lolos) dari tiap-tiap ayakan dan gambarkan kurva distribusi ukuran butiran nya
b.     Tentukan D10, D30, D60 dari kurva distribusi ukuran butiran tersebut

c.      Hitung koefisien keseragaman, Cu
d.    Hitung koefisien gradasi, Cc
Penyelesaian :



No ayakan
USA

(1)
Diameter
Ayakan (mm)
(2)
Massa tanah tertahan pada tiap ayakan (gr) (3)
% tanah tertahan pada tiap ayakan
(gr)
(4)
% lolos tanah pada tiap ayakan (gr)
(5)
4
4,75
0
0
100
10
2
21,6
4,8
95,2
20
0,85
49,5
11
84,2
40
0,425
102,6
22,8
61,4
60
0,25
89,1
19,8
41,6
100
0,15
95,6
21,24
20,36
200
0,075
60,4
13,42
6,95
Pan
31,2
6,93
0
Total
450




b.  dari grafik didapatkan
     D10 = 0.09 
     D30 =0.19  
     D60= 0.4

 c. Koefisien keseragaman 
   
    Cu = D60 / D10= 0,4 / 0,09 = 4,4

 d. Koefisien gradasi 

    Cc = (D30)/ D60 . D10  = ( 0,19 )2 / 0,4 . 0,09 = 1,00


















1.4. Ulangi soal 1.1 untuk hasil analisis ayakan seperti dibawah ini
Ayakan USA
No
Massa tanah yang tertahan pada tiap ayakan (gr)
4
0
6
30
10
48,7
20
127,3
40
96,8
60
76,6
100
55,2
200
43,4
Lengser
22


penyelesaian :
  

No ayakan
USA

(1)
Diameter
Ayakan (mm)

(2)
Massa tanah tertahan pada tiap ayakan (gr)
(3)
% tanah tertahan pada tiap ayakan
(gr)
(4)
% lolos tanah pada tiap ayakan (gr)
(5)
4
4,75
0
0
100
6
3,35
30
6
94
10
2
48,7
9,74
84,26
20
0,85
127,3
25,46
58,8
40
0,425
96,8
19,36
39,44
60
0,25
76,6
15,32
24,12
100
0,15
55,2
11,04
13,08
200
0,075
43,4
8,68
4,40
Pan
22
4,40
0,00
Total
500



b.         D10 = 0.125
D30 =0.31  
D60= 0.95 

c. Koefisien keseragaman

  Cu = D60 / D10= 0,95 / 0,125 = 7,6

d. Koefisien gradasi

  Cc=(D30 .D30)/(D60 .  D10)=(0,31 .0,31)/(0,95 .0,125) = 0,81

















1.6. Sifat-sifat partikel suatu tanah diberikan di bawah ini. Gambarkan kurva distribusi ukuran –ukuran butiran dan tentukan persentase dari kerikil, pasir, lanau, dan lempung menurut  system MIT(table 1.3)
Ukuran
(mm)
Persentase yang lolos
0,850
100,0
0,425
92,1
0,250
85,8
0,150
77,3
0,075
62,0
0,040
50,8
0,020
41,0
0,010
34,3
0,006
29,0
0,002
23,0



Penyelesaian :

Persentase butiran menurut sistem MIT
Jenis tanah
Persen %
Gravel
0
Sand
42
Sild
35
Clay
23
Total
100










1.9.  Sifat-sifat partikel suatu tanah diberikan di bawah ini. Tentukan persentase dari kerikil, pasir, lanau, dan lempung menurut system MIT(table 1.3)

Ukuran
(mm)
Persentase yang lolos
0,850
100,0
0,425
100,0
0,250
94,1
0,150
79,3
0,075
34,1
0,040
28,0
0,020
25,2
0,010
21,8
0,006
18,9
0,002
14,0

Penyelesaian :



butiran menurut sistem MIT


Jenis tanah
Persen %
Gravel
0
Sand
68
Sild
18
Clay
14
Total
100



Dibawah ini telah dilampirkan Buku Braja Format PDF Jika anda ingin Mendownloadnya silahkan KLIK DISINI

Komentar

  1. Contoh Dan Pembahasan Mektan 1 (Tanah Dan Batuan) >>>>> Download Now

    >>>>> Download Full

    Contoh Dan Pembahasan Mektan 1 (Tanah Dan Batuan) >>>>> Download LINK

    >>>>> Download Now

    Contoh Dan Pembahasan Mektan 1 (Tanah Dan Batuan) >>>>> Download Full

    >>>>> Download LINK 1H

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

download sap 2000 v16 tanpa iklan + crack

hy kawan disini saya akan berbagi lagi dengan yang baru Sap 2000 v16 upgrade dari Sap 2000 v14 . Sedikit ulasan., sap 2000 ini sering digunakan dalam menganalisa struktur sebenarnya sih sap 2000 dia dapat mengelolah analisa struktur secara umum baik itu sederhana maupun ribet, baik itu jembatan maupun bangunan dan lyang lainnya. selain sap 2000 dalam menganalisa struktur, ada juga yang namanya Etabs di khususkan untuk analisa Struktur gedung, CSi Bridge dikhususkan untuk analisa struktur Jembatan mereka semua dibuat oleh perusahaan yang sama dengan Sap 2000 yaitu CSI. Intinya Sap 2000 itu analisa struktur secara umum. langsung aja gan cek it out Sap 2000 v16 Part 1 Part 2 Part 3 Part 4 Crack

SNI (Standar Nasional Indonesia)

Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI ) memang adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia . SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para stakeholder, maka SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice , yaitu: Openess (keterbukaan): Terbuka bagi agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat berpartisipasi dalam pengembangan SNI; Transparency (transparansi): Transparan agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai ke tahap penetapannya . Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informsi yang berkaitan dengan pengembangan SNI; Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak): Tidak memihak dan konsensus agar semua stakeholder dapat menyalurkan kepentingannya dan diperlakukan secara adil; Effectiveness and relevance: Efektif dan relev