Langsung ke konten utama

Laporan Praktikum Survei dan Pemetaan

Image result for survey dan pemetaan
Laporan Praktikum Survey pemataan
Untuk men- download teori, silahkan klik teks dibawah ini:

1. Lembar Pengesahan
2. Daftar Isi
3. Teori water pass
4. Flowchart water pass
5. Teori Theodolite
6. Flowchart Theodolite
7. GPS
8. Morfometri 
9. Penutup
10. Lampiran
11. Pembatas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

download sap 2000 v16 tanpa iklan + crack

hy kawan disini saya akan berbagi lagi dengan yang baru Sap 2000 v16 upgrade dari Sap 2000 v14 . Sedikit ulasan., sap 2000 ini sering digunakan dalam menganalisa struktur sebenarnya sih sap 2000 dia dapat mengelolah analisa struktur secara umum baik itu sederhana maupun ribet, baik itu jembatan maupun bangunan dan lyang lainnya. selain sap 2000 dalam menganalisa struktur, ada juga yang namanya Etabs di khususkan untuk analisa Struktur gedung, CSi Bridge dikhususkan untuk analisa struktur Jembatan mereka semua dibuat oleh perusahaan yang sama dengan Sap 2000 yaitu CSI. Intinya Sap 2000 itu analisa struktur secara umum. langsung aja gan cek it out Sap 2000 v16 Part 1 Part 2 Part 3 Part 4 Crack

Contoh dan Pembahasan Mektan 1 (Tanah dan Batuan)

1.1  Berikut ini adalah hasil dari analisis ayakan   Ayakan USA No. Massa tanah yang Bertahan pada tiap Ayakan (gram) 4 0 10 21,6 20 49,5 40 102,6 60 89,1 100 95,6 200 60,4 Susut 31,2        a.       Tentukan presentase butiran yang lebih halus (yang lolos) dari tiap-tiap ayakan dan gambarkan kurva distribusi ukuran butiran nya b.       Tentukan D 10 , D 30 , D 60 dari kurva distribusi ukuran butiran tersebut c.        Hitung koefisien keseragaman, Cu d.    Hitung koefisien gradasi, Cc Penyelesaian : No ayakan USA (1) Diameter Ayakan (mm) (2) Massa tanah tertahan pada tiap ayakan (gr) (3) % tanah tertahan pada tiap ayakan (gr) (4) % lolos tanah pada tiap ayakan (gr) (5) 4 4,75 0 0 100 10 2 21,6 4,8 95,2 20 0,85

SNI (Standar Nasional Indonesia)

Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI ) memang adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia . SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para stakeholder, maka SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice , yaitu: Openess (keterbukaan): Terbuka bagi agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat berpartisipasi dalam pengembangan SNI; Transparency (transparansi): Transparan agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai ke tahap penetapannya . Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informsi yang berkaitan dengan pengembangan SNI; Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak): Tidak memihak dan konsensus agar semua stakeholder dapat menyalurkan kepentingannya dan diperlakukan secara adil; Effectiveness and relevance: Efektif dan relev